SIMALUNGUN - Dugaan maraknya peredaran narkotika di sejumlah wilayah Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun, kembali menjadi sorotan masyarakat. Kawasan Bahapal, Simpang Mangga, hingga Naga Jaya disebut-sebut masih menjadi titik rawan peredaran sabu yang diduga berlangsung secara terang-terangan.
Jumat(4/7) kepada wartawan, sejumlah warga mengaku resah karena aktivitas yang diduga berkaitan dengan transaksi narkoba disebut masih terus berlangsung. Bahkan, beredar informasi di tengah masyarakat bahwa peredaran tersebut diduga dikendalikan oleh seorang pria yang dikenal dengan inisial **JN alias BG**. Namun hingga kini belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum yang membenarkan ataupun membantah informasi tersebut.
Kondisi ini memunculkan anggapan di tengah masyarakat bahwa kinerja Polres Simalungun dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah tersebut belum memberikan efek jera. Warga berharap aparat tidak hanya menangkap pelaku di tingkat bawah, tetapi juga mampu mengungkap jaringan serta pihak yang diduga menjadi pengendali peredaran narkotika.
Padahal, dalam beberapa kesempatan Satres Narkoba Polres Simalungun telah mengungkap sejumlah kasus narkoba di kawasan Bahapal dan wilayah lainnya. Pengungkapan tersebut menunjukkan adanya upaya penegakan hukum, namun masyarakat berharap penindakan dilakukan secara berkelanjutan hingga menyasar aktor intelektual di balik jaringan narkoba.
Masyarakat mendesak Kapolres Simalungun beserta jajaran Satres Narkoba untuk meningkatkan patroli, memperkuat penyelidikan, serta menindak tegas siapa pun yang terbukti terlibat tanpa pandang bulu. Langkah tersebut dinilai penting untuk memutus mata rantai peredaran narkotika yang dikhawatirkan semakin merusak generasi muda di Kabupaten Simalungun.
Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat pernyataan resmi dari Polres Simalungun mengenai dugaan keterlibatan sosok berinisial JN alias BG sebagaimana informasi yang berkembang di masyarakat. (red)
