MEDAN - Seorang perempuan melalui sebuah video yang beredar di media sosial mengaku tengah mencari keadilan atas perkara yang sedang dihadapinya. Dalam video tersebut, ia memohon perlindungan hukum kepada sejumlah pejabat tinggi negara dan pimpinan Polri agar persoalan yang dialaminya mendapat perhatian.
Dalam pernyataannya, perempuan tersebut mengaku memilih menyampaikan persoalan itu ke ruang publik bukan karena membenci institusi tertentu, melainkan karena ingin memperjuangkan keadilan.
"Saya memilih untuk bersuara, bukan karena membenci institusi, tetapi karena saya mencintai keadilan," ujarnya dalam video yang beredar.
Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada suaminya yang disebut tetap mendampinginya selama proses yang sedang dijalani. Menurut pengakuannya, ia berharap keluarganya diberikan kekuatan untuk menghadapi persoalan tersebut.
Dalam video itu, perempuan tersebut juga memohon perhatian dan perlindungan hukum kepada Presiden Republik Indonesia, Wakil Presiden Republik Indonesia, Ketua DPR RI, Ketua Komisi III DPR RI, Menteri dan Wakil Menteri Hukum, Menteri dan Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Kapolri, Irwasum Polri, Kadiv Propam Polri, serta Asisten SDM Mabes Polri.
Ia berharap dugaan persoalan yang dilaporkannya dapat ditangani secara objektif, transparan, dan seluruh fakta yang sebenarnya dapat terungkap sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Utara yang dikonfirmasi terkait video dan pernyataan tersebut belum memberikan tanggapan maupun keterangan resmi hingga berita ini diterbitkan.
