Diduga Ada Ledakan di PKS GLP, Tiga Orang Terluka, Pihak Perusahaan Bungkam


Labuhanbatu Utara — Suara ledakan diduga terjadi di area Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik BSP Sumut II, PT Grahadura Leidong Prima (GLP), pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Insiden tersebut disebut mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka.

Informasi mengenai kejadian ini mencuat setelah adanya kerusakan pada salah satu peralatan utama dalam proses pengolahan kelapa sawit di lingkungan pabrik. Suara ledakan bahkan disebut terdengar hingga ke sekitar area perusahaan.

“Ada suara semacam ledakan. Terdengar jelas arahnya dari pabrik sawit, Bang,” ujar seorang narasumber kepada wartawan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, suara ledakan tersebut diduga berasal dari bagian tabung stabilizer yang berfungsi dalam sistem pengolahan dan berkaitan dengan panas. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan dan masih membutuhkan penjelasan teknis dari pihak perusahaan maupun instansi terkait.

Yang menjadi sorotan, informasi mengenai adanya insiden serta tiga pekerja yang disebut mengalami luka-luka belum mendapat penjelasan terbuka dari manajemen BSP Sumut II PT Grahadura Leidong Prima.

Saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (8/8) Arifin Saragih selaku HRD BSP Sumut II PT Grahadura Leidong Prima belum memberikan penjelasan terkait kronologi maupun kondisi para korban.

Alih-alih menjelaskan peristiwa tersebut, Arifin justru mempertanyakan sumber informasi yang diperoleh wartawan.

“Info siapa lagi ini, Bang?” ujar Arifin melalui pesan singkat.

Ketika wartawan kembali meminta konfirmasi sekaligus menyampaikan adanya informasi mengenai insiden tersebut, Arifin kembali mempertanyakan identitas narasumber.

“Siapa narasumber abang? Boleh saya tahu?” balasnya.

Sikap tersebut membuat sejumlah pertanyaan terkait insiden di lingkungan PKS GLP belum terjawab. Terlebih, informasi yang beredar menyebut adanya tiga pekerja yang mengalami luka akibat peristiwa tersebut.

Ketiga pekerja yang disebut menjadi korban masing-masing berinisial ML, yang disebut menjabat sebagai Asisten, MS selaku Manager, serta seorang karyawan berinisial MS.

Hingga berita ini ditayangkan, belum diperoleh keterangan resmi dari manajemen perusahaan. (MS)

Lebih baru Lebih lama

IKLAN PROMOSI

IKLAN PROMOSI

نموذج الاتصال